Langsung ke konten utama

MY FIRST SKINCARE

Halo...
Akhirnya setelah sekian lama tidak membuka bahkan mengunjungi situs pribadi ini bisa login juga. Fiuuhh..
Oke kali ini aku akan review atau lebih tepatnya sharing tentang dunia per-skincare-an yg saat ini sedang aku gunakan.
Biar lebih runtut aku cerita dari kali pertama aku mengenal & menggunakan skincare yaa..

Dulu pas jaman kuliah (2010-2014) aku mengenal skincare hanya sebatas Day Cream & Facial Wash doang, dan aku adalah pengguna setia Ponds Flawless White. Bedak tabur nya cukup baby powder atau bedak Marcks. Itupun dalam jangka waktu satu tahun kaga abis-abis. Wkwk
Bayangin, masa-masa perkuliahan, dimana orang lain udah mengenal banyak macam makeup, aku cuma mengenal Bedak Marcks. Buluk, iya. Kusem, iya.

Source : Google

Source : Google

Source : Google

Tapi dulu mah bomat yaa sama perawatan wajah, yg penting kuliah, lulus, kerja :’)
Kemudian, step selanjutnya yg ku kenal adalah Milk Cleanser, Face Toner & Masker. Dan yg aku gunakan saat itu adalah brandnya Wardah. Berawal dari ditawarin nyobain milik temen kuliah, sampe akhirnya aku ketagihan karna bikin muka mayan bersih keset, apalagi di masa-masa itu aku sedang banyak-banyaknya kegiatan outdoor, fieldtrip, praktikum lapang hingga siang terik. Uhh, mayan lah buat bersihin muka :)

Source : Google

Source : Google

Kemudian setelah lulus kuliah, udah pegang Smartphone, punya instagram, liat banyak iklan skincare bertebaran, akhirnya mulai mengenal apa itu skincare.
Setelah dapet kerja, udah mulai pegang duit sendiri aku mulai mencoba mencari perawatan wajah untuk mengatasi permasalahan kulit wajahku.
Dan aku percayakan skincare pertamaku pada Elsheskin..

Source : Google


Melalui beberapa konsultasi virtual by Chat Watsap oleh admin & diminta untuk mengirimkan foto kondisi wajah tanpa makeup/filter, aku direkomendasikan untuk menggunakan paket perawatan wajah untuk kulit berminyak cenderung berjerawat, untuk fokus menghilangkan beruntusan di dahiku.
Nah. Karna tujuan utamaku hanya fokus di pencerahan wajah, akhirnya aku putuskan tetap ingin mencoba paket Whiteningnya.
Satu paket aku beli dan aku mulai aku gunakan siang dan malem.
Sayangnya aku lupa penggunaan selama berapa bulan, kurang lebih 3-4 bulanan.
Selama pemakaian ga ada masalah. Tanpa breakout.
  • Day Cream/Day Rejuvenation : Berbentuk tube kecil yg travel friendly.  Teksturnya creamy. Ga berwarna, ga beraroma apapun. Kalau aku pribadi, saat aku apply di wajahku setelah dipake beberapa jam mukaku yg cenderung oily jadi makin berminyak deh kayanya :( *gini nih kalo disaranin admin pake yg oily ga nurut. Hehe
  • Night Cream/Brightening Cream : Ga ada masalah apapun saat pemakaian, karna abis pake paling ya bobo. Hehe. Teksturnya cream, warna putih. Ga mencolok, ga beraroma.
  • Toner : Ga begitu merasakan benefitnya sih. Karna aku sendiri ga begitu paham fungsinya. Penyeimbang pH kulit sih katanya. Tapi aku ga paham betul. Hehe
  • Foaming Wash : Ga banyak busa, ga bikin kulit kering & ketarik. Wanginya seger, ga menyengat.
Hasil akhir :
Selama beberapa bulan pemakaian, wajahku belum menunjukkan perubahan. Artinya tdak terlihat kenaikan satu tingkat kecerahan di kulit wajahku. Mungkin masih butuh beberapa waktu lagi untuk terlihat perubahannya. Karna aku udah dua kali repurchase sih. Mungkin aku yg kurang sabar. Sehingga kuputuskan untuk mengganti skincareku. Hehe
Overall, aku suka produknya Elsheskin. Apalagi packagingnya, beuuhh..epic banget shayy, tiap kali buka paketnya berasa dapet kado dari orang tersayang :’)
Promosinya Elsheskin ini juga menarik, selain menggaet para artis2 blogger & instagram, di akun social media nya juga ditunjukkin gitu proses pembuatan, pengemasan produknya, bener-bener steril. Jadi viewer tuh beneran terhipnotis dan percaya sama produknya Elsheskin. Begitu juga denganku.

**Lanjut di part 2 yaa, biar ga panjang-panjang banget. Pusing tar bacanya. Wkwkw
Semoga nda bosen yaa :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Happy Spinach and Corn Fantasy"

Masih lagi norak banget, maruk. Maklum pertama kali masak di kost, setelah hampir 3 tahun ga pernah pegang panci, penggorengan, pisau dan sejenisnya yang ada di dapur. Hheheee Nah. Kali ini saya masak "Happy Spinach and Corn Fantasy". (sok ke-minggris) Bahan : -Sayur bayam (1 ikat) -Jagung manis (yang telah diserut) -Bawang merah -Bawang putih -Cabe Rawit -Gula -Garam -Penyedap rasa Corn Fantasy : -Jagung manis -Tepung bumbu -Daun bawang -Bawang putih -Cabe rawit -Telur (1 butir, sebagai perekat, jangan lupa ya, ini agak fatal tadi pas nyoba. Untung aja ada yg ngasih telur. Makasih yaa Dinna :* ) Cara membuat (Happy Spinach)  : (It's so easy, beibeh. tinggal mix aja semua bahan. beres. Hahahaa) Didihkan air. Setelah mendidih masukkan jagung manis serut, bayam, (bawang merah, bawang putih dan cabe rawit yang telah diiris tipis). Aduk hingga bayam layu. Masukkan bumbu (gula, garam, penyedap), aduk hingga rata. Cara membuat (Corn Fantasy) : Halus...

3_G

Ini adalah cerita tentang empat-sekawan yang mencoba untuk meraih masa depan di kota dingin ini, Entah.. Berawal dari mana yah sebuah persahabatan yang indah ini tumbuh? Apa sejak dari keberangkatan kami ke Bromo (02072001) Apa semenjak kami ke Sempu (15 1 0 2011) Aku lupa.. Tapi yang jelaass, dari sana lah benih-benih persahabatan itu tumbuh dan berkembang. Disini, aku dan mereka memang terdapat berbagai macam perbedaan. Tapi, justru dari perbedaan itulah kami tergabung dalam sebuah kelompok mahasiswa yang narsis, kocak, gila, smart, cerdas, kreatif, dan GALAU… “3_G” * V r aniiee Disini posisi saya adalah “Owner This Blog” Peminat mata kuliah Ilmu Tanah asal Pasuruan yang super Galau, kadang labil, narsis, gila,  dan serba ngePaass (bukan Pas dan juga bukan Pas-Pas-an). Kalo ngakak suka ga haluan, tapi gini2 Penyayang looh..(Cuma sampai detik ini belon beruntung aja dapet pasangan yg bikin ‘Klik’) ***ahahaha Paling males ngitung, berhadapa...

JOB TRAINING

Bingung. Harus mulai dari mana.. Terlalu banyak yang ingin aku tuliskan disini. Sepeti banyaknya karakter dan cerita yang akan dituangkan dalam sebuah kisah indah, “Magang Kerja”. Bisa dibilang berawal dari kehadiran sekelompok mahasiswa yang ingin menggali ilmu dan pengalamannya di suatu instansi yang bergerak di bidang perkebunan (kakao), PTPN XII Kebun Bantaran Afdeling Penataran. Kala itu.. 01 Juli 2013, dimana kami berlima (sebut saja Kapid khan , Fara zakiyah, Yun cee, Fina Bintang, dan saya) bertemu dengan mereka yang sangat asing di mata saya, entah siapa mereka dari disiplin ilmu yang berbeda. Hari demi hari berganti, jam berdetak, berlalu tanpa henti.. Kami semakin, dan semakin mengenal masing-masing dari kami. Tidak butuh waktu lama untuk menjadi sebuah teamwork yang baik dalam ‘Tugas’ ini. Tiada lagi disiplin ilmu yang berbeda, yang ada hanya ‘Kita-Kami’. Mari saya perkenalkan dengan mereka, 10 karakter yang berbeda, rumit, namun saling melengkapi. Ka...