Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Desa Kecil #episode1

14 tahun sudah aku mendiami rumah yg berdiri di sebuah dusun kecil dengan hamparan padi yg masih cukup luas, udara yg masih segar, pemandangan gunung yg masih tersembul di ujung sawah dengan diiringi cahaya matahari yg menghangatkan pagi, infrastruktur desa yg masih kurang diperhatikan, jalan dan penerangan yg kurang perawatan misalnya. Tapi, disinilah aku singgah dan dibesarkan. Tempat ku meletakkan segala penatku Tempat ku meluapkan segala emosiku Tempat ku menumpahkan segala inspirasiku Tempat ku menemukan segala hal yg jauh lebih berarti Perjuangan. Pengorbanan. Menghargai orang lain. Mengasihi sesama. Gotong-royong. Bersyukur. Ya. Disinilah aku.. Di sebuah dusun kecil yg cukup nyaman untuk disinggahi. Meskipun ada beberapa alasan juga untuk pergi dari tempat ini. Jauh dari keramaian kota, jauh dari jangkauan internet, tingkat vandalisme dan kriminalisasi yg masih cukup tinggi (meskipun itu bukan tepat di tempat yg aku singgahi saat ini), SDM...

Bersama Kalian :')

Ini pertama dan terakhir kali kami berempat ngumpul di luar basecamp , di salah satu Cafe pinggir jalan di kota dimana kami berempat dipertemukan, Kota Malang. Malam itu, malam terahir bagi kami berempat untuk ngumpul geje dan ngakak bertubi-tubi. Dengan keseruan beberapa games   yang disediakan oleh pihak cafe serta tanpa ada sentuhan Handphone sama sakali dari kami berempat (kecuali untuk kepentingan groofie ). Hehehee Quality time banget. Kebersamaannya begitu kerasa. Meskipun Cuma beberapa jam. Bahagia itu sederhana. Sesederhana ngumpul bersama sahabat-sahabat tercinta dengan ditemani kue mochi es krim yg murah dan seporsi waffle ice cream serta beef pettuccini yang dinikmati bareng-bareng meskipun yang beli Cuma 1-2 orang. Hahahaa

Masa Perantauan

Masih ku ingat betul saat aku baru lulus jenjang SMA ditemani gerimis rintik-rintik aku harus pergi ke sebuah warnet untuk mendaftarkan diri mengikuti seleksi ujian masuk PTN. Dan inilah pilihanku, Universitas Brawijaya. Setelah melewati beberapa tahap penerimaan mahasiswa, disinilah akhirnya aku berjuang dan menyelesaikan studi ke-Sarjana-an ku. Dengan menempuh banyak cerita, banyak kisah, banyak impian, banyak ocehan, banyak celoteh, banyak foto, banyak perjuangan dan juga yg paling penting adalah harus mengeluarkan banyak duit. Hahaa Diawali dengan banyak malam tanpa jam tidur yg cukup dikarenakan laporan praktikum, tugas2 kuliah, laporan filedtrip yg menyerang. Selanjutnya perjuangan mendaftar jadwal praktikum dan filedtrip yg harus berebut dengan ratusan mahasiswa lain agar dapat jadwal yg bener2 pas dengan agenda harian. STELA. Sebuah MK wajib yg menguras tenaga tapi menghasilkan nilai yg sedikit mengecewakan. 24 jam lebih tanpa istirahat dengan beberapa buku dan...